Rabu, 01 Februari 2012
Etika programmer
Etika Programmer
Adapun kode etik yang diharapkan bagi para programmer adalah:
1. Seorang programmer tidak boleh membuat atau mendistribusikan Malware.
2. Seorang programmer tidak boleh menulis kode yang sulit diikuti dengan sengaja.
3. Seorang programmer tidak boleh menulis dokumentasi yang dengan sengaja untuk membingungkan atau tidak akurat.
4. Seorang programmer tidak boleh menggunakan ulang kode dengan hak cipta kecuali telah membeli atau meminta ijin.
5. Tidak boleh mencari keuntungan tambahan dari proyek yang didanai oleh pihak kedua tanpa ijin.
6. Tidak boleh mencuri software khususnya development tools.
7. Tidak boleh menerima dana tambahan dari berbagai pihak eksternal dalam suatu proyek secara bersamaan kecuali mendapat ijin.
8. Tidak boleh menulis kode yang dengan sengaja menjatuhkan kode programmer lain untuk mengambil keunutungan dalam menaikkan status.
9. Tidak boleh membeberkan data-data penting karyawan dalam perusahaan.
10. Tidak boleh memberitahu masalah keuangan pada pekerja dalam pengembangan suatu proyek.
11. Tidak pernah mengambil keuntungan dari pekerjaan orang lain.
12. Tidak boleh mempermalukan profesinya.
13. Tidak boleh secara asal-asalan menyangkal adanya bug dalam aplikasi.
14. Tidak boleh mengenalkan bug yang ada di dalam software yang nantinya programmer akan mendapatkan keuntungan dalam membetulkan bug.
15. Terus mengikuti pada perkembangan ilmu komputer.
Etika Hackers
* Akses ke komputer-komputer - dan segala sesuatu yang berpotensi untuk mengajarmu mengenai dunia ini haruslah bebas dan total. Semua informasi haruslah tersedia secara bebas / cuma-cuma.
* Jangan percaya otoriter/kemapanan - dukung desentralisasi.
* Hackers haruslah dinilai berdasarkan kemampuan hackingnya - bukannya berdasar kriteria seperti derajat, umur, ras, atau posisi.
Kamu bisa berkarya seni dan keindahan melalui komputer.
Komputer dapat merubah hidupmu menuju kelebih baikan.
Sedangkan dalam prakteknya, Etika Hacker diatas (prinsip) dipraktekkan dengan mengikuti kode etik:
* Jangan merusak sistem manapun secara sengaja. (rmrf hard disk, crash, overflow, dll. Mengubah tampilan index.html sebuah website sah-sah saja asalkan file aslinya disimpan di sistem yang sama dan bisa diakses oleh administrator.)
* Jangan mengubah file-file sistem selain yang diperlukan untuk mengamankan identitas kamu.
* Jangan meninggalkan nama asli kamu (maupun orang lain), handle asli, maupun nomor telepon asli di sistem apapun yang kamu akses secara ilegal. Mereka bisa dan akan melacak kamu dari handle kamu.
* Berhati-hatilah dalam berbagi informasi sensitif. Pemerintah akan menjadi semakin pintar. Secara umum, jika kamu tidak mengenal siapa sebenarnya lawan bicara/chatmu, berhati-hatilah!
* Jangan memulai dengan mentargetkan komputer-komputer milik pemerintah. Ya, ada banyak sistem milik pemerintah yang cukup aman untuk di-hack, namun resikonya lebih besar dari keuntungannya. Ingat, pemerintah punya dana yang tak terbatas dibanding dengan ISP/Perusahaan yang objektifnya adalah untuk mencari profit..
etika Chief Information Officer (CIO)
NIM : DTI200907
Matkul : Etika Profesi
CIO merupakan salah satu eksekutif tingkat puncak perusahaan, bertanggung jawab atas salah satu area fungsional utama jasa informasi. CIO merupakan anggota komite eksekutif dan bekerjasama dengan para eksekutif lain dalam perencanaan strategis. Rencana bisnis strategis menyatukan informasi sebagai sumberdaya yang perlu digunakan untuk mendapatkan keunggulan kompetitif, dan didukung oleh suatu rencana strategis untuk sumberdaya informasi.
1) Memformulasikan kode prilaku yang menentukan kewajiba etika IS.
2) Menetapkan aturan prosedur yang berhubungan dengan praktek-praktek yang telah dikritik dari sudut etika, seperti penggunaan jasa komputer pribadi dan hak milik program dan data komputer.
3) Mengidentifikasi hukuman, seperti teguran, penghentian, dan tuntutan hukum pelanggaran aturan etika.
4) Menetapkan sistem penghargaan untuk prilaku etika yang baik.
5) Membuat program-program etika seperti pelatihan dan bacaan wajib yang menekankan etika serta memungkinkan spesialis informasi untuk memenuhi harapan tersebut.
6) Membuat program pendidikan kejahatan komputer yang menginformasikan para pegawai mengenai peraturan hukum yang mempengaruhi operasi komputer.
7) Memasang suatu sistem yang menetapkan pertanggungjawaban (accountability) tiap spesialis informasi atas tindakannya.
8) Mendorong program rehabilitasi bagi para pelanggan etika.
9) Mendorong partisipasi dalam menghimpun profesional.
10) Menjadi teladan.
Rabu, 23 November 2011
Subnet
- Jumlah subnet 2x nilai x adalah bit I pada oktet terakhir pada biner sehingga
- Jumlah host 2y nilai y adalah bit ke 0 sehingga
- Blok subnet
- Alamat valid
Alamat valid
|
1
|
2
|
8
|
Net id
|
0
|
32
|
224
|
Host
|
1-30
|
33-62
|
225-254
|
Boardcast
|
31
|
63
|
255
|
Store Procedure yang diterapkan di Visual Basic
Rabu, 02 November 2011
jaringan komputer
- Jaringan Peer To Peer
- Jaringan menggunakan media HUBPada PC1 mengirim data simulation ke PC 5 dapat terkirim saat menggunakan Hub.PC1 ke PC0 jg dapat bisa terkirim, begitu jg sebaliknya.Dengan menggunakan Hub PC1 dan PC0 pengiriman pesan simulation secara bersamaan terjadi penumpukan data di Hub dan terjadi tabrakan data pengirman pesan akan terjadi terbakarnya pesan yang dikirim.3. Jaringan menggunakan media switch.Proses pengiriman data langsung tertuju pada IP yang dituju, walaupun pengiriman secara bersamaan tetapi tidak akan terjadi tabrakan.
4. Jaringan menggunakan 2 switchPada percobaan pada dengan menggunakan 2 switch, dengan network id sama, data simulation yang dikirim dari PC3 ke PC9 dapat data terkirim, proses pengiriman data simulation berhasil.Pada percobaan dengan menggunakan 2 switch, dengan network id berbeda, data yang dikirim sama sekali tdk terkirim,
KesimpulanJika network id pada IP address di PC berbeda maka tidak akan berhasil proses pengiriman data.
Senin, 17 Oktober 2011
Etika profesi seorang system administrator
Mata kuliah : Etika Profesi
Ruang lingkupkerja system administrator ini sangat bervariasi tergantung besarnya organisasi. Administrator dituntut untuk memelihara dan menyelesaikan permasalahan pada bidang TI yang dikuasai. Administrator sebelumnya sudah dipersenajtai oleh ilmu pengetahuan dan pengalaman dalam bidang teknologi informasi, khususnya dalam hal hal suppprting system, mulai dari pelacakan masalah (troubleshooting) hardware sampai dengan troubleshooting masalah software. Bahkan dalam profesinya, administrator juga memliki sertifikasi untuk spesialisasi tertentu.
- Merancang dan melakukan instalasi hardware dan software.
- Mendefinisikan dan mengidentifikasikan atribut yang digunakan oleh user.
- Melakukan dokumentasi konfigurasi sistem.
- Menjaga tingkat keamanan instalasi komputer.
- Melakukan tuning kinerja sistem komputer.
- Menyakinkan infrastruktur dan jaringan komputer dalam keadaan baik.
- Melakukan backup dan restore.
- Menjawab masalah teknis dan memecahkan masalah.
- Melakukan audit software dan hardware.
- Mengidentifikasi ancaman dan tanggap terhadap isu yang berhubungan dengan sistem.
- Mengenalkan teknologi baru kepada user dalam sistem tengah digunakan.
Sebagaimana dipaparkan pada fungsi administrator, daya guna komputer akan berjalan optimal jika administrator mampu mengerjakan tugas yang di emban. Apabila tidak, beberapa resiko yang dapat timbul antara lain:
- Pemanfaatan sumber daya komputer tidak optimal.
- Kerusakan dan kehilangan data.
- Pembiasan informasi yang diharapakan menjadi penunjang keputusan.
- kehilangan daya tanggap dan kenyamanan dalam penggunaan komputer.
Etika system administrator
Seorang sistem administrator umumnya memliki kode etik sama seperti kode etik profesi lainnya, karena ketika berhubungan dengan profesi seseorang akan selalu dituntut memliki responsibility (rasa tanggung jawab) penuh terhadap apa yang ditawarkan, apa yang diberikan kepada user/ kantor.
Menjadi seorang sistem administrator harus komit melakukan/ melaksanakan/ menggunakan dan setuju untuk mempedomani kode etik ini untuk diri sendiri dengan standar tertinggi etika dan profesional, dan mendorong setiap sistem administrator yang untuk melakukan hal yang sama.
Menjaga dan melindungi kerahasiaan informasi apapun yang bisa diakses tanpa dengan metode apapun. Mengakses informasi rahasia pada sistem komputer hanya bila diperlukan dalam pelaksanaan tugas-tugas teknis.
4. Hukum dan Kebijakan ,
Mendidik diri sendiri dan orang lain supaya relevan pada undang-undang, peraturan dan kebijakan mengenai kinerja tugas-tugas.
Menjalankan komunikasi dengan manajemen, pengguna komputer(operator) dan rekan-rekan tentang semua kepentingan bersama yang berkaitan dengan komputer. Dan akan berusaha untuk mendengarkan dan memahami kebutuhan semua pihak.
Memastikan integritas yang diperlukan, kehandalan, dan ketersediaan sistem yang menjadi tanggung jawab. Merancang dan memelihara masing-masing sistem dengan tujuan untuk mendukung sistem organisasi.
Selalu memperbaharui dan meningkatkan pengetahuan teknis dan pekerjaan lain yang berhubungan dengan keterampilan. Serta berbagi pengetahuan dan pengalaman dengan orang lain.
8.Tanggung jawab kepada Komunitas Komputasi,
Bekerja sama dengan komunitas komputer yang lebih besar untuk mempertahankan integritas jaringan dan sumber daya komputasi yang ada.
9.Tanggung Jawab Sosial ,
Sebagai profesional dalam informasi, giat menulis dan mengadopsi kebijakan yang relevan dan sesuai dengan undang-undang prinsip-prinsip etika ini.
Berusaha untuk membangun dan mempertahankan rasa aman, sehat, dan produktif di tempat kerja. Melakukan yang terbaik untuk membuat keputusan yang konsisten dengan keselamatan, privasi, dan kesejahteraan dari komunitas dan publik, dan untuk segera membuka(menyelesaikan) faktor yang dapat menjadikan risiko atau bahaya yang tak terduga. Jujur menerima dan menawarkan kritik pekerjaan secara teknis sebagaimana mestinya dan akan memberi kontribusi yang benar pada orang lain. Mendukung rekan-rekan pekerja dalam mengikuti kode etik ini.
Sabtu, 15 Oktober 2011
Tugas etika profesi
NIM : DTI200907
Mata kuliah : Etika profesi
Pengertian Etika profesi
Etika Kata etik (atau etika) berasal dari kata ethos (bahasa Yunani) yang berarti karakter, watak kesusilaan atau adat. Sebagai suatu subyek, etika akan berkaitan dengan konsep yang dimiliki oleh individu ataupun kelompok untuk menilai apakah tindakan-tindakan yang telah dikerjakannya itu salah atau benar, buruk atau baik. Menurut Martin [1993], etika didefinisikan sebagai “the discipline which can act as the performance index or reference for our control system“.
Etika adalah refleksi dari apa yang disebut dengan “self control“, karena segala sesuatunya dibuat dan diterapkan dari dan untuk kepentingan kelompok social (profesi) itu sendiri. Etika disebut juga filsafat moral adalah cabang filsafat yang berbicara tentang praxis (tindakan) manusia. Etika tidak mempersoalkan keadaan manusia, melainkan mempersoalkan bagaimana manusia harus bertindak.
Profesi
Istilah profesi telah dimengerti oleh banyak orang bahwa suatu hal yang berkaitan dengan bidang yang sangat dipengaruhi oleh pendidikan dan keahlian, sehingga Orangyang bekerja tetap sesuai dengan keahliannya. Untuk itu perlu penguasaan teori sistematis yang mendasari praktek pelaksanaan, dan hubungan antara teori dan penerapan dalam praktek.
Secara umum ada beberapa cirri atau sifat yang selalu melekat pada profesi, yaitu:
1. Adanya pengetahuan khusus,
2. Adanya kaidah dan standar moral yang sangat tinggi,
3. Mengabdi pada kepentingan masyarakat,
4. Ada izin khusus untuk menjalankan suatu profesi.
5. Kaum professional biasanya menjadi anggota dari suatu profesi.
ETIKA PROFESI
Etika Profesi: etika moral yang khusus diciptakan untuk kebaikan jalannya profesi yang bersangkutan, karena setiap profesi mempunyai identitas, sifat/ciri dan standar Profesi tersendiri, sesuai dengan kebutuhan Profesi masing-masing.
Tujuan Etika Profesi
Suhrawadi Lubis (1994: 13) menyatakan bahwa yang menjadi tujuan pokok dari rumusan etika dalam kode etik profesi antara lain :
a. Standar-standar etika, yang menjelaskan dan menetapkan tanggung jawab kepada l lembaga dan masyarakat umum. b. Membantu para profesional dalam menentukan apa yang harus mereka perbuat dalam mengahadapi dilema pekerjaan mereka.
c. Standar etika bertujuan untuk menjaga reputasi atau nama para profesional.
d. Untuk menjaga kelakuan dan integritas para tenaga profesi.
e. Standar etika juga merupakan pencerminan dan pengharapan dari komunitasnya, yang menjamin pelaksanaan kode etik tersebut dalam pelayanannya.
f. Standar-standar etika mencerminkan / membayangkan pengharapan moral-moral dari komunitas, dengan demikian standar-standar etika menjamin bahwa para anggota profesi akan menaati kitab UU etika (kode etik) profesi dalam pelayanannya
g. Standar-standar etika merupakan dasar untuk menjaga kelakuan dan integritas atau kejujuran dari tenaga ahli profesi h. Perlu diketahui bahwa kode etik profesi adalah tidak sama dengan hukum (atau undang-undang). Seorang ahli profesi yang melanggar kode etik profesi akan menerima sangsi atau denda dari induk organisasi profesinya
Minggu, 09 Oktober 2011
Jarkom 1
Senin, 01 Agustus 2011
tugas OS
- FCFS (First Come First Service)
Kelebihan : algoritma yang paling sederhana, dengan skema proses yang meminta CPU mendapat prioritas
Kekurangan : Terjadi convoy effect dimana seandainya ada sebuah proses yang kecil tetapi mengantri dengan proses yang membutuhkan waktu yang lama mengakibatkan proses tersebut akan lama juga untuk dieksekusi.
- SJF (Shortest Job First)
Kelebihan : paling optimal, karena algoritma ini memberikan minimum waiting time untuk kumpulan proses yang mengantri.
Kekurangan : tidak bisa digunakan untuk penjadual an CPU short term.
- Round Robin
Kelebihan : mempunyai response lebih cepat terhadap user.
Kekurangan : Mempunyai waktu rata-rata lebih lama dalam turnaround dibandingkan dengan SJF (Shortest Job First)
Menurut saya pengalokasian memory yang paling baik yaitu SJF karena algoritma ini memberikan minimum waiting time untuk kumpulan proses yang mengantri.







