Rabu, 23 November 2011

Subnet


Nama    : Iwan adlan ashshidiq & Agung santoso
NIM       : DTI200907 &  MIR200901
Tugas jaringan computer 

Cara Menentukan Jumlah Subnet, Jumlah Host Per Subnet dan Alamat Valid
Jumlah PC 450 dibagi 2 net id = 225 PC
Dengan CIDR 27
192.168.0.0/27
192.168.1.0/27
Nilai binernya
IIIIIIII.IIIIIIII.IIIIIIII.III00000
Subnet mask 255.255.255.224
  1. Jumlah subnet 2x nilai x adalah bit I pada oktet terakhir pada biner sehingga
23=8
  1. Jumlah host 2y nilai y adalah bit ke 0 sehingga
25-2
32-2 = 30
  1. Blok subnet
256-224= 32
1.       0+32=32
2.       32+32=64
8. 224+32= 256
  1. Alamat valid
Alamat valid
1
2
8
Net id
0
32
224
Host
1-30
33-62
225-254
Boardcast
31
63
255

Store Procedure yang diterapkan di Visual Basic


Nama       : IWAN ADLAN ASHSHIDIQ
NIM           : DTI200907
MK                        : Database Server
Dosen      : Jatmiko Indriyanto, S. Kom

MEMBUAT DATABASE DENGAN QUERY ANALYZER DAN PENGGUNAAN STORE PROCEDURE
YANG DITERAPKAN DI MICROSOFT VISUAL BASIC 6.0

1.    Membuat database dengan Query analyzer
Bukalah query analyzer pada SQL Server 2000 pada menu Tools pilih SQL Query Analyzer. Kemudian ketikan perintah berikut:
CREATE DATABASE PARFUM

2.    Membuat Tabel BARANG
Perintah untuk membuat table barang yaitu:
create table barang
(kode_parfume nvarchar(10),nama_parfume varchar(20), jenis_barang varchar(20), harga float(10), primary key(kode_parfume));
3.    Memasukkan Data dengan store procedure dan menjalankannya di sql query analyzer
Untuk membuat store procedure memasukkan data yaitu klik kanan pada Store Procedure kemudian klik New Store Procedure. Ketikkan perintah
create procedure masuk @kode_parfume nvarchar(10), @nama_parfume varchar(20), @jenis_barang varchar(10), @harga float(10)
as insert into barang values(@kode_parfume, @nama_parfume,@jenis_barang,@harga)

GO
Untuk menjalankan store procedure masukkan perintah berikut ke new SQL Analyzer
exec masuk 'A','ARABIC','Oles','10000'
Dimana masuk adalah nama Store Procedure.

4.    Menampilkan Data
Buat store procedure view dengan perintah seperti di bawah ini:
create procedure view @kode_parfume nvarchar(10) as
SELECT*FROM barang WHERE kode_parfume=@kode_parfume

GO
Jalankan perintah tersebut di SQL Query Analyzer dengan mengetikkan perintah:
EXEC view 'A'
Dimana view adalah nama Store Procedure


MENERAPKAN STORE PROCEDURE DI MICROSOFT VISUAL BASIC 6.0
1.    Sebelum kita membuat form, Klik Project -> Reference -> Microsoft ActiveX Data Objects 2.5 library. Buatlah tampilan form seperti dibawah ini:
Keterangan:
-       TextBox
Text1 untuk kode parfum
Text2 untuk nama parfum
Text3 untuk jenis barang
Text4 untuk harga
-       CommandButton
Command1 untuk menampilkan data
Command2 untuk menyimpan data
Command3 untuk ulang
Command4 untuk keluar

2.    Setelah membuat form seperti di atas, kita masukkan koding yang ada di bawah ini:
‘Untuk mengkosongkan textbox
Private Sub Command3_Click()
Text1.Text = ""
Text2.Text = ""
Text3.Text = ""
Text4.Text = ""

End Sub

Private Sub Form_Load()
KONEKSI.Open "Provider=MSDASQL.1;Persist Security Info=False;Data Source=ODBCS;Initial Catalog=swiss_parfum"
End Sub

‘Untuk menampilkan data
Private Sub Command1_Click()
  Dim PARAMETER1 As New ADODB.PARAMETER
  Dim COMAND1 As New ADODB.Command
  Dim RS1 As New ADODB.Recordset
  With COMAND1
    .ActiveConnection = KONEKSI
    .CommandType = adCmdStoredProc
    .CommandText = "view"
    Set PARAMETER1 = .CreateParameter("kode_parfume", adVarChar, adParamInput, 20, Text1.Text)
.Parameters.Append PARAMETER1
Set RS1 = .Execute
  End With

  Text2.Text = RS1.Fields("nama_parfume")
  Text3.Text = RS1.Fields("jenis_barang")
  Text4.Text = RS1.Fields("harga")

End Sub

‘Untuk menginputkan/menyimpan data
Dim PARAMETER As New ADODB.PARAMETER
  Dim COMAND As New ADODB.Command
  Dim RS As New ADODB.Recordset
  With COMAND
    .ActiveConnection = KONEKSI
    .CommandType = adCmdStoredProc
    .CommandText = "masuk"
    Set PARAMETER = .CreateParameter("kode_parfume", adVarChar, adParamInput, 20, Text1.Text)
.Parameters.Append PARAMETER
KONEKSI.Execute "masuk '" & Text1.Text & "','" & Text2.Text & "','" & Text3.Text & "','" & Text4.Text & "'"
X = MsgBox("DATA TELAH TERSIMPAN", vbInformation, "INFORMASI")
  End With

End Sub
‘keluar
Private Sub Command4_Click()
End
End Sub
3.    Setelah selesai, kita coba untuk menjalankannya dengan  memasukkan / menyimpan data, misalkan seperti gambar di bawah ini:
Setelah kita klik tombol “SAVE”, Akan muncul msgbox untuk konfirmasi.
4.    Kita dapat melihat apakah data tersebut sudah tersimpan atau belum dengan membuka database swiss_parfum dengan table barang diSQL Server.

5.    Menjalankan untuk menampilkan data, misalkan data yang dicari O. Setelah diketikkan di KODE, kemudian klik tombol “view”. Maka akan terlihat seperti di bawah ini:


Sumber referensi klik di sini
http://xbasicpro.com/training/vb6db/vb6_stored_procedure.aspx

Rabu, 02 November 2011

jaringan komputer


Nama : IWAN ADLAN ASHSHIDIQ & AGUNG SANTOSO
NIM : DTI200907 & MIR200901
TUGAS : JARINGAN KOMPUTER
  1. Jaringan Peer To Peer
PC 6 dan PC 7 Terkoneksi Satu sama lain.




  1. Jaringan menggunakan media HUB





    Pada PC1 mengirim data simulation ke PC 5 dapat terkirim saat menggunakan Hub.PC1 ke PC0 jg dapat bisa terkirim, begitu jg sebaliknya.


     
    Dengan menggunakan Hub PC1 dan PC0 pengiriman pesan simulation secara bersamaan terjadi penumpukan data di Hub dan terjadi tabrakan data pengirman pesan akan terjadi terbakarnya pesan yang dikirim.

      






    3. Jaringan menggunakan media switch.
     
    Proses pengiriman data langsung tertuju pada IP yang dituju, walaupun pengiriman secara bersamaan tetapi tidak akan terjadi tabrakan.




    4. Jaringan menggunakan 2 switch

    Pada percobaan pada dengan menggunakan 2 switch, dengan network id sama, data simulation yang dikirim dari PC3 ke PC9 dapat data terkirim, proses pengiriman data simulation berhasil.













    Pada percobaan dengan menggunakan 2 switch, dengan network id berbeda, data yang dikirim sama sekali tdk terkirim,












    Kesimpulan
    Jika network id pada IP address di PC berbeda maka tidak akan berhasil proses pengiriman data.